WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Panen raya perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) milik Kelompok Tani Margo Sugih, Desa Masingai II, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menjadi bukti keberhasilan program pengembangan lahan pertanian.

Produktivitas padi pada panen perdana bahkan melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.

Panen raya tersebut dihadiri Bupati Tabalong, H.M. Noor Rifani yang sekaligus mengikuti wiwitan, yakni tradisi masyarakat Jawa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan untuk hasil panen sekaligus doa agar musim tanam berikutnya berjalan lancar, Rabu (29/7/2026).

Ketua Tim Kerja Kabupaten Tabalong, Khotim, mengatakan panen perdana dilakukan pada padi varietas Inpari 32.

Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas mencapai 5,2 ton per hektare, jauh di atas target Program Cetak Sawah Rakyat yang ditetapkan sebesar 3 ton per hektare.

"Capaian ini menunjukkan lahan Cetak Sawah Rakyat mampu menghasilkan produksi yang baik dan melebihi target yang telah ditetapkan," ujar Khotim.

Dalam sambutannya, Bupati H.M. Noor Rifani mengapresiasi Ketua dan anggota Kelompok Tani Margo Sugih serta Kementerian yang telah mendukung pelaksanaan program cetak sawah di Kabupaten Tabalong.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tabalong terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program.

Dukungan tersebut meliputi penyediaan pinjaman berbunga nol persen bagi petani, perlindungan melalui asuransi ketenagakerjaan bagi petani yang tergolong pekerja rentan, hingga penyediaan sarana dan prasarana pertanian.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus melengkapi kebutuhan petani berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, serta pembangunan infrastruktur pendukung seperti pintu air guna meningkatkan produktivitas lahan.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, Pemkab Tabalong juga memperkuat penyerapan hasil panen melalui Program Rasda dan Program Bela Tani.

Program Bela Tani didanai dari infak dan sedekah aparatur sipil negara (ASN) yang digunakan untuk membeli beras hasil panen petani sebelum disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.