“Karena itu diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar peningkatan akses aman air limbah domestik dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Ryan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Provinsi Kalsel berharap kapasitas pemerintah daerah semakin meningkat, koordinasi lintas sektor semakin kuat, serta tercipta kesamaan persepsi dalam pelaksanaan urusan pemerintahan bidang air limbah domestik.

“Kami berharap forum ini menjadi wadah untuk berdiskusi, berkonsultasi, serta berbagi pengalaman antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sanitasi yang aman dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan pemerintah kabupaten/kota dan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang sanitasi sebagai upaya bersama mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Selatan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)

Editor Restu