Tolak Mafia Solar, Ratusan Nelayan Kuala Tambangan Tanah Laut Pasang Spanduk Perlawanan
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Ratusan nelayan bersama puluhan mahasiswa aliansi menggelar aksi bentang spanduk perlawanan untuk menolak mafia solar subsidi dan mendesak pencopotan pengelola SPBUN di Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (16/7/2026) sore.
Aksi protes yang berlangsung kondusif namun sarat ketegangan ini dipicu oleh akumulasi kekecewaan nelayan terhadap pelayanan SPBUN Nomor 68.708.003 yang dikelola oleh PT Sarana Dua Bersama Mandiri dipimpin Nurul Tasiah.
Para nelayan menduga adanya praktik mafia solar yang membuat hak mereka atas bahan bakar bersubsidi tersebut kerap tidak tepat sasaran.
Kehadiran puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang di lokasi ini menjadi kekuatan tambahan dalam mengawal dan menyuarakan tuntutan para nelayan kecil tersebut.
Ketua Nelayan Kuala Tambangan, Budiono, menegaskan bahwa aksi pemasangan spanduk ini merupakan bentuk mosi tidak percaya yang nyata dari masyarakat pesisir terhadap pengelola.
Menurutnya, gerakan ini akan terus berlanjut hingga ada tindakan tegas dari otoritas terkait.
"Penolakan untuk mafia solar, penolakan untuk Pengelola SPBUN Tabanio, Ibu Nurul, masyarakat tidak mau mengambil minyak di tempat Ibu Nurul, itu kami memasang spanduk dari sore tadi sampai seterusnya," kata Budiono.
Budiono juga menambahkan bahwa jika tuntutan mereka untuk mendapatkan distribusi solar yang adil tidak segera dipenuhi, para nelayan siap membawa massa yang lebih besar untuk menyuarakan aspirasi langsung ke pihak penyalur utama.
"Nanti kami juga akan demo besar-besaran ke Pertamina agar Pertamina berpihak ke masyarakat. Untuk aksi penolakan itu di tandangani sekitar 200 nelayan yang menolak," tegasnya.
Gerakan perlawanan para nelayan ini mendapatkan solidaritas penuh dari kalangan akademisi.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang turut turun ke lapangan sejak sore hari demi mengawal jalannya aksi pemasangan spanduk dan menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.
BACA JUGA: Memutus Rantai Mafia Solar, Sat Polairud Tala Edukasi Penyaluran BBM Subsidi Nelayan Sungai Rasau