WARTABANJAR.COM - Menghadapi Liga Italia musim mendatang, Inter Milan terus membenahi lini belakang. Salah satunya adalah mendapatkan bek tangguh Tottenham Hotspur, Cristian Romero.

Namun untuk saat ini, hal tersebut terpaksa harus dipendam terlebih dahulu, pasalnya harga selangit yang dipatok klub London Utara tersebut membuat Nerazzurri harus mundur.

Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengungkapkan kabar ini dalam unggahan di kanal YouTube berbahasa Italia miliknya, Selasa (14/07/2026) waktu setempat.

Dia menyebut nama Romero mendadak muncul di tengah negosiasi antara Tottenham dan Inter Milan, saat kedua klub sedang membahas transfer bek kanan, Djed Spence.

Sodoran nama bek asal Argentina itu murni datang dari inisiatif para direktur Tottenham, bukan karena Inter yang aktif mencari informasi atau mengajukan penawaran terlebih dahulu.

Jurnalis Sportitalia, Gianluigi Longari, kemudian membeberkan detail lebih lanjut mengenai nilai pasar pemain yang akrab disapa Cuti Romero itu.

Tottenham dilaporkan meminta tebusan sebesar 50 juta euro atau sekitar Rp870 miliar, jika Inter benar-benar berminat memboyongnya ke San Siro.

Baca Juga: Anan Khalaili Gagal ke Inter Milan Gara-gara Medis, Tandem Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terbang ke Inggris

Baca Juga: Jay Idzes Tinggalkan Timnas Indonesia, Fokus Sambut Liga Italia Bersama Sassuolo

Angka tersebut sebenarnya tidak jauh berbeda dari modal yang dikeluarkan saat The Lilywhites mempermanenkannya dari Atalanta pada 2022 lalu.

Kala itu, Tottenham merogoh kocek hingga 53,8 juta euro atau sekitar Rp936 miliar, setelah sebelumnya melewati masa peminjaman pada musim 2021-2022.

Meskipun Romero baru saja menandatangani perpanjangan kontrak pada Agustus 2025 lalu, hubungan antara sang bek dan pihak manajemen Tottenham dikabarkan memburuk, dalam beberapa bulan terakhir.

Kedua belah pihak sama-sama merasa bahwa kebersamaan mereka di London sudah saatnya berakhir.

Namun, dengan kontrak yang masih tersisa hingga 2029, mereka harus memutar otak untuk menemukan kesepakatan terbaik di bursa transfer.

Bagi Inter, angka Rp870 miliar jelas berada di luar jangkauan finansial mereka, untuk seorang bek tengah.