Ada Perempuan di Daftar Perburuan Polisi dalam Tragedi Tumbang Kalemei Katingan
"Masyarakat yang ada di situ, yaitu keluarga yang menjadi target dan beberapa pelaku yang lain, memprovokasi dengan teriakan 'rampok', kemudian juga mengeluarkan senjata, yaitu senjata tajam dan juga senjata api panjang," katanya.
Akibat provonasi itu puluhan orang yang membawa senjata tajam, balok kayu dan senjata api rakitan menyerang tim Polres Katingan.
Tim polisi memilih mundur menyelamatkan diri untuk menghindari jatuhnya korban.
Mereka menyeberangi Sungai Katingan menuju pulau kecil di kawasan hutan.
Nahas, tiga polisi terkejar oleh massa lalu dianiaya hingga meninggal dalam kondisi luka-luka parah.
Yudhie Perdana Putra ditemukan masih di kawasan Desa Tumbang Kalemei.
Sementara Nopandri Ramadhana ditemukan selang 3 hari kemudian dalam kondisi sudah meninggal di aliran Sungai Katingan yang berjarak sekitar 37 kilometer dari lokasi penggerebekan.
Sumariyanto juga ditemukan dalam kondisi meninggal, sehari setelah penemuan jenazah Nopandri.
Polisi senior di Polres Katingan ini ditemukan di sungai berjarak sekira 8 kilometer dari lokasi. (wartabanjar.com/sud)