WARTABANJAR.COM, BARABAI – Panitia Pelaksana Turnamen Sepak Bola Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Cup 2026, resmi mendiskualifikasi FC Mantuyan setelah menemukan adanya pemain mereka yang terdaftar di dua klub berbeda dalam kompetisi tersebut.
Keputusan tersebut sekaligus membatalkan hasil pertandingan FC Mantuyan melawan Buluan FC-A, yang sebelumnya dimenangkan FC Mantuyan melalui adu penalti pada laga yang berlangsung 1 Juli 2026.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Pelaksana Nomor 01/PANPEL/BUPATIHSTCUP/VII/2026 yang ditetapkan di Barabai pada 2 Juli 2026.
Ketua Panitia Pelaksana Bupati HST Cup 2026, Yajid Fahmi As, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah panitia melakukan verifikasi terhadap surat protes yang diajukan Buluan FC-A, terkait status pemain atas nama Indra Rahman Hakiki.
“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan data administrasi pemain, panitia menyatakan protes yang diajukan Buluan FC-A terbukti benar,” ujar Yajid dalam konferensi pers di Stadion Murakata Barabai, Jumat (03/7/2026) malam.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pemain tersebut tercatat terdaftar pada dua klub berbeda, yakni FC Mantuyan dan Alumni Darul Istiqamah.
Panitia menemukan sejumlah dokumen resmi berupa daftar kolektif pemain, lampiran identitas kependudukan (KTP), serta daftar susunan pemain yang diserahkan masing-masing klub kepada panitia.
Baca Juga: Hattrick Omari Salumu Antar Polres HST A Unggul dari Batu Piring FC 6-0 di Bupati HST Cup 2026







