Ketat, Dinas Pariwisata Tanah Laut Saring Delapan Finalis Duta Wisata Lewat Audisi Berlapis
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut menerapkan sistem seleksi yang sangat ketat dalam ajang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut 2026 di Balairung Tuntung Pandang, Kecamatan Pelaihari pada Jumat (3/7/2026).
Langkah ini diambil demi melahirkan duta daerah yang memiliki kompetensi tinggi untuk mempromosikan potensi wisata dan ekonomi kreatif setempat.
Proses penyaringan para finalis tahun ini terbilang sangat kompetitif.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin, memaparkan rangkaian kronologi seleksi yang panjang dimulai dari puluhan pendaftar awal yang masuk ke meja panitia.
"Bahwa audisi umum yang dilaksanakan peserta berjumlah 54 peserta. Ini yang sudah lolos seleksi administrasi. Kemudian kami lakukan lagi audisi umum yaitu tertulis dan wawancara, mengerucut menjadi 12 orang," ungkap Zulpuaddin.
Setelah tersaring menjadi 12 orang, rangkaian seleksi tidak langsung berhenti.
Dinas Pariwisata kembali menggulirkan tahapan yang lebih intensif guna menguji kesiapan fisik, mental, hingga pembentukan karakter para kandidat.
"Kemudian kami laksanakan lagi tahapan berikutnya adalah grand audisi, kemudian review, presentasi, dan sesi runway, photo shoot, dan pembekalan materi. Ini mengerucut menjadi 8 peserta," jelas Zulpuaddin.
Hingga malam unjuk bakat berlangsung, tersisa 8 finalis terbaik yang terus digembleng melalui metode penilaian terbuka dan tertutup.
Dampak dari metode ini diharapkan dapat melahirkan perwakilan yang benar-benar siap diterjunkan langsung ke masyarakat.
"Jadi, 8 peserta ini kami dampingi dalam yaitu kegiatan terbuka dan tertutup. Di mana terbuka ini dilakukan oleh tim anjungan kami dengan penilaian secara sportif dan di dapatkan pengamatan nyata apa yang di lapangan," tuturnya.
Tidak hanya penilaian performa fisik, para finalis juga diberikan bekal keilmuan yang komprehensif.
Penguatan materi tersebut melibatkan berbagai narasumber kompeten, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut.
"Kemudian karena yang tertutup ini materi dari public speaking, personal branding, wawasan kebangsaan, dan kepariwisataan serta target selling. Ini ada beberapa narasumber termasuk juga Pak Sekretaris Daerah yang menjadi narasumber kami," urai Zulpuaddin.