Dugaan Penyerangan di Desa Ayuang HST Diduga Dipicu Perselisihan Keluarga
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam yang menggegerkan warga Desa Ayuang, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada Selasa (30/6/2026) malam, diduga dipicu persoalan keluarga.
Korban diketahui seorang laki-laki berinisial U yang mengalami luka serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD H Damanhuri Barabai. Sementara itu, seorang terduga pelaku berinisial Z telah diamankan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartabanjar.com, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WITA di kediaman korban.
Korban diketahui merupakan ayah tiri dari Z setelah menikah dengan ibu kandung terduga pelaku.
Informasi yang diperoleh dari warga sekitar menyebutkan, sebelum kejadian diduga sempat terjadi perselisihan di dalam rumah korban.
Situasi tersebut kemudian diduga memanas hingga berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka serius.
Baca Juga: Perkelahian Maut di Gang Kita Sutoyo S Banjarmasin, Dua Orang Diamankan Polisi
Salah seorang warga berinisial MY mengungkapkan, warga sekitar sempat dikejutkan dengan adanya korban yang mengalami luka serius di dalam rumah sehingga langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Saat itu warga mulai berdatangan setelah mengetahui ada kejadian. Korban kemudian segera dibawa untuk mendapatkan pertolongan,” ujar MY.
Sementara itu, adik kandung korban, MR, membenarkan bahwa korban merupakan kakaknya dan saat ini masih menjalani penanganan medis di RSUD H Damanhuri Barabai.
“Benar, korban adalah kakak saya. Saat ini masih dalam penanganan di rumah sakit. Menurut informasi dari tim medis, korban dijadwalkan menjalani operasi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita,” kata MR.
Kasubsi PIDM Humas Polres Hulu Sungai Tengah, Aiptu Husaini, saat dikonfirmasi wartabanjar.com membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, ada kejadian tersebut dan saat ini sedang dalam proses penanganan oleh Unit Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah,” ujar Aiptu Husaini.