WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, memimpin Rapat Koordinasi Umum Pejabat Daerah (Coffee Morning) guna mengantisipasi tekanan fiskal anggaran serta meningkatkan pemahaman tugas aparatur sipil negara (ASN) di Aula Kantor Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (29/06/2026).

Pertemuan penting ini dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut.

Dalam arahannya, Rahmat Trianto memberikan peringatan serius mengenai kondisi keuangan daerah saat ini.

Pemkab Tanah Laut harus bersiap mengantisipasi potensi pengurangan anggaran yang dapat memengaruhi operasional pemerintahan secara langsung. Langkah pengetatan ini dinilai krusial agar kondisi gagal bayar di daerah lain tidak terjadi di Kabupaten Tanah Laut.

​"Saat ini ada sekitar 39 pemerintah kabupaten yang tidak bisa melakukan pembayaran kepada saudara-saudara kita, kawan-kawan kita yang PPPK. Bahkan ada yang sudah tidak menerima TPP lagi. Apakah kita bisa berdampak seperti itu? Sangat bisa. Makanya pentingnya kita harus bersama-sama mencari penyelesaian ini," tegas Rahmat Trianto.

Baca Juga Profil Dr Rusmansyah, Bakal Calon Rektor Pesaing Prof Ahmad, Dr Iwan dan Prof Muthia di Pilrek ULM

Baca Juga Penyelidikan Dugaan Pelecehan di Instansi Vertikal Tanah Laut, Polisi Masih Periksa Sejumlah Saksi

​Sebagai solusi konkret, Bupati Tanah Laut menginstruksikan kebijakan efisiensi mutlak yang menyasar program non-prioritas. Pemangkasan anggaran ke depan akan difokuskan pada belanja perjalanan dinas maupun pelaksanaan agenda seremonial yang dinilai kurang mendesak.

​"Mau tidak mau harus ada yang terkorbankan. Entah itu perjalanan dinas, entah itu kegiatan-kegiatan seremonial," ujarnya.

​Selain isu krusial keuangan, penataan kinerja birokrasi juga menjadi fokus utama dalam rakor tersebut.

Rahmat Trianto meminta setiap ASN mendalami fungsi pokoknya masing-masing agar produktivitas kerja meningkat dan pelayanan publik berjalan maksimal tanpa buang-buang waktu.