Tanah Laut Resmi Jadi Sentra Jagung Kalsel, Produksi Ditargetkan Penuhi Kebutuhan Daerah
Saat ditanya mengenai target produksi jagung setelah Kabupaten Tanah Laut dicanangkan sebagai sentra jagung, Kapolda menyebutkan kebutuhan jagung di Kalimantan Selatan hingga kini baru terpenuhi sekitar 25 persen.
”Target sebanyak-banyaknya, karena kebutuhan kita di Kalimantan Selatan ini belum sampai 25 persen terpenuhinya,” ungkapnya.
Produksi jagung tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan sebelum dipasarkan ke daerah lain, bahkan hingga ke luar negeri.
”Kalau misalnya melebihi kebutuhan Kalimantan Selatan, kita bisa jual ke provinsi lain atau mungkin kita ekspor ke luar negeri,” pungkasnya.
Merespons penetapan tersebut, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto mengaku sangat mengapresiasi keputusan jajaran pimpinan provinsi yang menunjuk wilayahnya sebagai pusat komoditas.
"Yang pertama ini merupakan suatu kehormatan bagi Tanah Laut ditetapkan oleh bapak gubernur dan bapak kapolda dijadikan sentra jagung. Perlu diketahui bahwa Tanah Laut ini dulu memiliki lahan Tanam jagung 27 ribu 50 hektare," sebut Rahmat Trianto.
Rahmat Trianto optimistis status baru ini akan memacu jajarannya untuk segera memulihkan ribuan hektare lahan potensial yang sebelumnya sempat mengalami penyusutan.
"Ini surat akan segera beredar dan mengaktifkan kembali sisa-sisa lahan tanam jagung yang saya sampaikan tadi sebanyak 27 ribu 50 hektare," pungkasnya. (wartabanjar.com/Ikhsan/Gazali)