WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M Ridho Akbar memberikan perhatian khusus terhadap proyek pembangunan Jembatan Jafri Zam-Zam yang menjadi salah satu proyek strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin tahun 2026.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp14 miliar tersebut dijadwalkan mulai berkontrak pada akhir bulan ini.

Namun, keterbatasan waktu pelaksanaan serta kondisi lapangan yang dinilai cukup menantang memunculkan kekhawatiran dari kalangan legislatif terkait penyelesaiannya.

Komisi III DPRD Kota Banjarmasin menilai proyek tersebut harus mendapat pengawasan ekstra agar dapat diselesaikan sesuai target dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami memberikan perhatian khusus pada pembangunan Jembatan Jafri Zam-Zam. PUPR harus lebih intensif melakukan pengawasan karena proyek ini merupakan salah satu proyek strategis daerah,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M Ridho Akbar.

Baca Juga Empat Domba Milik Warga HST Mati Diduga Diserang Hewan Liar, Kerugian Capai Rp5 Juta

Baca Juga Baru Tiba di Kalsel, Satu Jemaah Haji 2026 Asal HSS Wafat di Asrama Haji Banjarbaru

“Nilai anggarannya juga cukup besar, mencapai Rp14 miliar. Jangan sampai proyek ini mengalami keterlambatan atau bahkan menyisakan persoalan yang akhirnya menjadi catatan buruk pembangunan,” lanjutnya.

Selain faktor waktu yang relatif singkat, proyek tersebut juga dihadapkan pada sejumlah tantangan teknis di lapangan.

Karena itu, DPRD meminta seluruh tahapan pekerjaan dapat dikawal secara maksimal sejak awal pelaksanaan.

Tak hanya Jembatan Jafri Zam-Zam, Dinas PUPR Kota Banjarmasin juga akan menjalankan lima proyek strategis lainnya pada tahun ini. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan yang tersebar di sejumlah wilayah kota.

Seluruh proyek tersebut direncanakan memasuki tahap kontrak pada akhir bulan ini dan diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga target pembangunan infrastruktur Kota Banjarmasin dapat tercapai secara optimal. (wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu