Pulang Kampung ke Banjarmasin Hanya 23 Jam, Terry Putri Ngaku Kangen Lakukan Banyak Hal ini
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Terry Putri pulang kampung ke Banjarmasin untuk menghadiri acara produk busana Ivan Gunawan.
Dalam video singkat yang diunggahnya di Instagram pribadinya, Jumat (19/6/2026), ia mengatakan hanya memiliki waktu 23 jam di kota kelahirannya ini.
Ia terbang dari negara tempatnya tinggal sekarang, Amerika Serikat ke Banjarmasin demi pekerjaannya itu.
Hanya memiliki waktu singkat 23 jam di Banjarmasin, ia mengaku memiliki banyak keinginan sehingga harus dimaksimalkan.
"So little time, so many things (mau) to do. Waktu terbatas di kota tercinta, di maksimalisasikan ajaa. Alhamdulillaah," katanya.
Saat di pesawat menuju Banjarmasin, ia memakai maskapai lokal Indonesia di kelas ekonomi.
Ia lantas membandingkan dengan maskapai lokal AS di kelas ekonominya, menurutnya jauh lebih bagus milik Indonesia secara pelayanannya.
"Kayak dimanjakan, hospitality-nya, servisnya, teknologinya. Kalau di Amerika itu....," ujarnya lalu menepuk jidatnya sembari memasang wajah kecewa dengan pelayanan maskapai penerbangan lokal AS.
Tiba di Banjarmasin, ia tidak menginap di rumahnya namun di hotel.
Ia bahkan terkejut saat mengetahui penyambutan oleh pihak oleh yang menurutnya bagus, apalagi manajemennya menulis secara lengkap namanya di kamar.
Setelah itu ia langsung kulineran, menikmati makanan-makanan Banjarmasin kesukaannya yang telah lama tak disantapnya dan tentu saja ia rindu dengan semua itu.
"Langsung kulineran. Ini makanan kesukaanku dari kecil," ujarnya menunjukkan makanan bubur ayam di sebuah restoran favoritnya.
Ia juga menyantap roti dan laksa Banjar.
BACA JUGA: Cantiknya Terry Putri Jadi MC Pakai Busana Nuansa Banjar
BACA JUGA: Cerita Terry Putri Jadi WNA di AS Beli Onde-onde Rp 35.000 Sebiji
"Ya Allah, lawasnya kada makan ini aku," ujarnya mengatakan bahwa ia lama tak menyantap laksa banjar yang sangat dikangeninya.
Setelah itu, ia menghadiri acara produk busana tersebut.
Usai itu pada malamnya sebelum kembali terbang ke AS, ia bersama sejumlah temannya menyantap ayam panggang dan soto banjar.
?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noreferrer noopener">
?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noreferrer noopener">?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noreferrer noopener">
(wartabanjar.com/yayu)
Editor: Yayu