DKP3 Tabalong Gelar Pelatihan Pengguna Traktor, Menuju IP200
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Tabalong kembali menggelar pelatihan penggunaan traktor crawler dan rotavator bagi Brigade Pangan CSR serta kelompok tani di Desa Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi sektor pertanian sekaligus mendukung pencapaian Indeks Pertanaman (IP) 200 di Kabupaten Tabalong.
Pelatihan dipimpin Pengawas Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) DKP3 Tabalong, Haris Fadillah, dengan melibatkan perwakilan Brigade Pangan dari sejumlah wilayah sekitar.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh anggota Kelompok Tani Karya Baru Sulingan dan Kelompok Tani Bumi Kencana dari Desa Lok Bayur.
Materi pelatihan disampaikan oleh tim dari PT Corin Mulia Gemilang selaku penyedia dan produsen traktor, crawler serta rotavator.
Baca Juga Polres Tanah Laut Amankan Remaja Terduga Pelaku Rudapaksa Anak di Bawah Umur di Pelaihari
Haris menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan merupakan penerima bantuan traktor crawler pada tahun 2025.
"Fokus utama kita adalah melakukan training ulang untuk mengulangi kembali hal-hal yang pada training pertama belum dipahami. Kali ini peserta kembali mempraktikkan secara langsung bagaimana cara mengolah lahan menggunakan rotavator," kata Haris, Kamis (18/6/2026).
Pada pelatihan tersebut, peserta melakukan praktik lapangan di area pertanian seluas sekitar setengah hektare. Mereka mendapat kesempatan mengoperasikan alat secara langsung dengan pendampingan dari instruktur.
Haris menambahkan, keberadaan alsintan bantuan pemerintah juga dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani lain yang membutuhkan jasa pengolahan lahan. Untuk itu, petani dapat berkoordinasi melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat guna menghubungi kelompok penerima bantuan.
Adapun mekanisme yang diterapkan berupa penggantian biaya operasional dan bahan bakar kepada kelompok yang menyediakan layanan pengolahan lahan menggunakan alsintan tersebut.
Melalui pelatihan ulang ini, DKP3 Tabalong berharap kemampuan petani dan Brigade Pangan dalam mengoperasikan alsintan semakin meningkat.