"Nanti akan kita selidiki lebih lanjut. Akan kita dalami keterangannya, mengapa ada tangki di dalam mobil, di bagian belakangnya," tegas Ricky.

Pasca-kejadian, Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Tanah Laut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menemukan penyebab pasti munculnya percikan api.

Garis polisi juga telah dipasang di sekitar area dispenser SPBU yang terdampak.

BACA JUGA: Kebakaran Lahan di Gunung Raja Tala Mendekati Areal SPBU

BACA JUGA: Mobil Terbakar di SPBU Sungai Jelai Tanah Laut

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Ricky meminta masyarakat luas untuk lebih waspada dan disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan saat berada di area pengisian bahan bakar.

"Ke depannya. Kejadian ini 'kan yang pertama kali di sini, nih. Betul, betul. Kita harapkan masyarakat berhati-hati. Pada saat pengisian bensin, jauhkan hal-hal seperti rokok ataupun menggunakan handphone di dekat tangki bahan bakar, dan hal-hal berbahaya lainnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali," tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Lokasi kejadian juga masih dalam pengamanan ketat petugas guna memastikan situasi benar-benar kondusif sebelum bangkai kendaraan dievakuasi. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu