Ia kemudian menjalani dua operasi sekaligus. Yakni untuk tulang telapak kaki, plus operasi bahu kanan untuk mengatasi tekanan saraf radial, masalah yang mengganggunya sepanjang awal musim 2026, yang ia derita sejak kecelakaan GP Indonesia 2025.

Banyak yang menyebut comeback itu terlalu cepat. Ada juga yang mengira Marc Marquez ngotot mengikuti balapan, hanya tiga pekan setelah operasi, sebagai upaya untuk mempertahankan gelar juara. Apalagi, Mugello termasuk sirkuit yang sulit.

"Jika aku berada di sini (Mugello, Red), bukan berarti aku di sini untuk memperebutkan gelar (2026) dan meraih poin. Aku di sini untuk mencoba mempertahankan karierku lebih lama," papar pembalap 33 tahun tersebut.

Alih-alih mengejar poin Bezzecchi yang sudah relatif sangat jauh, Marc Marquez sangat bersyukur ia bisa menyelesaikan GP Italia tanpa insiden. Ia menyelesaikan kualifikasi, Sprint Race, dan balapan utama tanpa jatuh. Tanpa menambah cedera.

Mugello bisa menjadi titik balik dari perjalanannya musim ini. Meskipun ia tetap tidak mau memasang target juara.

Comeback Marc Marquez ke MotoGP Italia 2026 bisa dibilang sukses. Bintang Ducati itu finis di posisi ketujuh balapan utama, dan mengamankan posisi kelima di Sprint Race, sepanjang akhir pekan di Sirkuit Mugello, 30-31 Mei 2026.

Mugello adalah salah satu sirkuit yang paling menuntut fisik. Namun, ia menyatakan tidak menyesal comeback di momentum itu, alih-alih di MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton, akhir pekan ini. "Aku puas dengan keputusanku datang ke sini," katanya.

"Di satu sisi, aku berpikir, 'Ayo, tinggal di rumah saja dan kembali di Balaton (GP Hungaria akhir pekan ini), itu trek yang lebih mudah dan lebih lambat'," ungkap Marc Marquez.

"Tetapi di sisi lain, aku berkata pada diri sendiri. 'Sepanjang karier, kamu memberikan 100% kemampuan. Jadi jika kamu tidak berada di atas motor dengan kemungkinan minimal dan dengan persetujuan dokter, kamu bukan Marc Marquez'," tambahnya.