Berdasarkan pemetaan, kawasan yang memiliki risiko tinggi mengalami peningkatan potensi kebakaran saat kemarau meliputi 132 ribu hektare kawasan hutan (hutan lindung dan produksi), 99 ribu hektare area perkebunan, serta 32 ribu hektare lahan persawahan. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu