Selain itu, Pemkab Balangan juga terus mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) melalui kepesertaan BPJS Kesehatan, sehingga akses layanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus terjamin.
“Salah satu contoh misalnya, di Balangan kita sudah mencapai 96 persen untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan. Begitu juga dengan BPJS Kesehatan yang selalu kita pertahankan dari sisi Universal Health Coverage (UHC), serta program kemasyarakatan lainnya. Semua ini kita upayakan sebagai bentuk keadilan pembangunan,” tegasnya.
Fakhriyanto juga menyoroti keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis di Kabupaten Balangan.
Menurutnya, kebhinekaan tersebut merupakan kekuatan sekaligus modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Balangan adalah salah satu kabupaten yang masyarakatnya beragam dari sisi suku dan agama. Dengan berpegang teguh pada Pancasila, kebhinekaan ini terus kita rawat dan jaga. Semangat Pancasila juga terus kita tanamkan kepada generasi penerus agar kondusivitas daerah tetap terpelihara sebagai modal utama pembangunan,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2027 mendatang, Pemkab Balangan akan kembali memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur, mulai dari peningkatan kualitas jalan hingga penataan kawasan perkotaan.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat pembangunan serta mendukung terwujudnya visi dan misi kepala daerah dalam membangun Kabupaten Balangan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (Wartabanjar/Fikri/*)
Editor Restu







