DKP3 Tabalong Bekali Takmir Masjid Tata Cara Sembelih Hewan Kurban Idul Adha
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong memberikan pembekalan kepada ratusan takmir masjid se-Tabalong terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai syariat Islam.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Tabalong pada tanggal 21 Mei 2026, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Tabalong, drh. Suwandi, mengatakan pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para takmir masjid mengenai standar pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang baik dan benar.
Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar daging kurban yang nantinya dibagikan kepada masyarakat benar-benar memenuhi prinsip ASUH, yakni aman, sehat, utuh, dan halal.
“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada seluruh takmir masjid di Kabupaten Tabalong mengenai ketentuan dan aturan pelaksanaan penerimaan serta penyembelihan hewan kurban. Karena di takmir masjid inilah nantinya yang menjadi panitia pelaksana,” ujar Suwandi pada wartabanjar.com, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga Patroli Tengah Malam, Polres HST Amankan Sejumlah Remaja dan Motor Diduga Balap Liar
Baca Juga Diduga Mencuri di Komplek Semanda, Warga Laporkan R ke Polsek Banjarmasin Timur
Ia menjelaskan, sosialisasi juga mencakup penentuan lokasi penyembelihan yang tepat hingga penanganan limbah pascapemotongan, seperti darah, usus, dan isi jeroan agar tidak mencemari lingkungan.
Menurut Suwandi, apabila proses penyembelihan dilakukan sembarangan tanpa pengelolaan limbah yang baik, dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar, terutama di area fasilitas umum dan lingkungan masjid.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai proses penanganan daging setelah penyembelihan, termasuk teknik pembungkusan yang aman agar daging tidak terkontaminasi bakteri sebelum didistribusikan kepada masyarakat.