Wabup HST Buka Diklat Guru Al-Qur’an Tilawati, Siapkan Generasi Qur’ani Hadapi Tantangan Zaman
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Gusti Rosyadi Elmi, resmi membuka Diklat Standarisasi Guru Al-Qur’an Metode Tilawati Level 1 dan Diklat Munaqisy Lembaga di De Grand Cafe N Resto Al Husna, Barabai, HST, Kalimantan Selatan, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan standardisasi guru Al-Qur’an di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam sambutannya, Wabup Gusti Rosyadi Elmi menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi Qur’ani di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, perkembangan zaman saat ini menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari persoalan moral, sosial, hingga dampak kemajuan teknologi terhadap karakter generasi muda.
Karena itu, pendidikan Al-Qur’an dinilai memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ia menjelaskan, Metode Tilawati yang digunakan dalam diklat tersebut dinilai efektif karena tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan terstandar.
“Melalui standardisasi ini, kualitas pembelajaran Al-Qur’an di berbagai lembaga akan semakin meningkat dan merata,” katanya.
Selain itu, peserta Diklat Munaqisy Lembaga juga dibekali pemahaman mengenai standar penilaian, teknik evaluasi, adab munaqasyah, hingga kemampuan memberikan penilaian sesuai kaidah Metode Tilawati.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, lanjutnya, mendukung penuh berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan pendidikan keagamaan, khususnya pendidikan Al-Qur’an.
“Kita ingin generasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tumbuh menjadi generasi yang cerdas intelektualnya, kuat spiritualnya, santun akhlaknya, dan cinta terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan guru-guru Al-Qur’an yang berkualitas sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan LPTQ memiliki peran penting untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an sehingga nilai-nilai Qur’ani dapat terus hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Hulu Sungai Tengah. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu