Fokus utama mereka tertuju pada skema sepak pojok yang musim ini menjadi salah satu senjata paling mematikan pasukan Mikel Arteta.
Dalam sesi latihan terbaru yang beredar di media Prancis, para penjaga gawang PSG terlihat menjalani simulasi intens menghadapi situasi sepak pojok ala Arsenal.
Latihan tersebut melibatkan kontak fisik menggunakan bantalan khusus dan metode ala combat training untuk membiasakan kiper tetap fokus meski mendapat tekanan di kotak penalti.
Arsenal memang dikenal sebagai salah satu tim paling berbahaya di Eropa dalam situasi set-piece. Sepanjang musim ini, The Gunners tercatat telah mencetak 22 gol dari skema tendangan sudut.
Terpisah, legenda Manchester United, Paul Scholes, sempat menyarankan Arsenal agar tidak bermain terbuka melawan PSG.
Menurutnya, skema bola mati bisa menjadi jalan terbaik bagi tim London Utara untuk memecah kebuntuan di final nanti.
PSG pun tampaknya tak ingin membiarkan Arsenal memanfaatkan keunggulan itu pada laga final Liga Champions nanti.
Arsenal datang ke final Liga Champions dengan langkah meyakinkan dan tak tersentuh kekalahan. Total dari 14 pertandingannya, Arsenal sukses bukukan 3 kali seri dan 11 kali menang.
Termasuk keberhasilan Arsenal kandaskan misi besar Atletico Madrid angkat trofi UCL, di partai semi final.
PSG pun datang ke final Liga Champions musim 2025/2026 juga dengan langkah meyakinkan. Baru kalah dua kali dan empat kali menelan hasil seri jadi rapor PSG dari 14 pertandingannya di UCL.







