Pedagang Bingung Jualan Usai Kebakaran di Pasar Lima Banjarmasin, Perumda akan Gelar Pertemuan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Puing-puing ratusan toko dan kios kini menjadi pemandangan di kawasan Pasar Lima, Banjarmasin.
Api meluluhlantakkan sedikitnya 162 toko dan kios pada Jumat (10/7/2026) dinihari kemarin.
Ratusan pedagang yang di antaranya sudah berpuluh tahun berdagang di kawasan Pasar Lima kini tidak hanya merasa sedih tetapi juga bingung karena tempatnya mencari rezeki hancur dilalap api.
Mereka hanya bisa pasrah menjadi korban dalam kebakaran di Pasar Lima Banjarmasin.
"Pasrah saja. Sementara ini belum mikir mau tetap di sini atau pindah ke tempat lain," ujar seorang pemilik kios yang ikut terbakar.
Di kawasan Pasar Lima Banjarmasin, seorang pedagang bisa memiliki lebih dari 1 kios.
Semisal Aman yang mengaku memiliki 6 kios yang kesemuanya ludes dilalap api.
“Kalau diperkirakan sekitar setengah miliar rupiah (kerugiannya)," ujarnya.
Baca Juga: 40 Tahun Berjualan Ludes Hitungan Menit, Kebakaran Pasar Lima Banjarmasin Lalap 162 Toko dan Kios
Baca Juga: Kebakaran di Pasar Lima Banjarmasin: Isna Kehilangan 12 Kios, Aman Rugi Rp500 Juta
Demikian juga Isna yang 12 kiosnya tidak bisa diselamatkan lagi.
Sebanyak 12 kiosnya hangus hingga membuatnya mengalami kerugian sekira Rp 500 juta.
Sementara Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, M Abdan Syakura mengatakan kebakaran besar ini dipastikan mengganggu perputaran ekonomi pedagang di Pasar Lima.
Karena itu, Perumda Pasar sedang merumuskan solusi alternatif pemulihan jangka pendek.
Selain melakukan pendataan, Perumda Pasar menjadwalkan agenda pertemuan dengan para pedagang yang terdampak kebakaran.
"Kami jadwalkan Senin, sebab beberapa hari ini mereka lagi sibuk untuk menata, kemudian mengambil sisa-sisa dagangan mereka," katanya.
Melalui pertemuan, lanjut Abdan, Perumda Pasar akan meminta aspirasi para pedagang dan mendiskusikan upaya pemulihan yang disepakati bersama. (wartabanjar.com/yohanes)