Ia merupakan lulusan Universitas Al-Azhar, salah satu lembaga pendidikan Islam paling bergengsi di dunia, dengan penguasaan ilmu tafsir, hadis, hingga fikih.

Sejak 16 tahun silam, Syekh Ahmad Al Misry mengaku telah aktif berdakwah di berbagai negara termasuk Indonesia.

Namanya semakin dikenal publik setelah kerap tampil di layar televisi, termasuk dalam program religi seperti Hafiz Indonesia dan Damai Indonesiaku.

Selain berdakwah, ia juga dikenal sebagai pengajar yang membimbing santri dalam pendalaman ilmu agama.

Mengenai tudingan telah melakukan pelecehan sesama jenis, dia membantah keras.

“Tuduhan terhadap pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya,” kata Syekh Ahmad Al Misry, Kamis (23/4/2026).

Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti untuk membantah tuduhan tersebut.

“Maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang, dan juga ada saksi-saksinya,” ujarnya.

Syekh Ahmad juga menjelaskan posisinya saat menerima panggilan dari Bareskrim Polri.

Ia mengaku tengah berada di Mesir untuk mendampingi ibundanya yang menjalani operasi saat laporan polisi diterima.

“Saya, Syeikh Ahmad Al Misry, berangkat ke Mesir pada 15 Maret 2026 dan saya tiba di Mesir 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada 17 Maret 2026,” ungkapnya.

“Dan saya mendapatkan panggilan kepolisian pada 30 Maret 2026. Maka panggilan kepolisian datang sesudah saya berada di Mesir kurang lebih sekitar 15 hari,” lanjut Syekh Ahmad Al Misry.

Syekh Ahmad juga menantang pihak yang menyebarkan tuduhan pelecehan seksual tersebut untuk menunjukkan bukti-bukti konkret.

“Saya minta kepada ustaz yang menyebarkan informasi tersebut, atau fitnah, atau tuduhan tersebut, mendatangkan (bukti) walaupun satu video,” tegasnya.

Sebelumnya, Ustaz Abi Makki yang mewakili para korban mengatakan, Ustaz SAM diduga melecehkan santrinya pada 2017.

Namun, peristiwa ini baru terungkap pada 2021.

“Para korban ini merupakan anak didiknya saat menimba ilmu agama di rumah,” kata Abi.