Peristiwa ini menjadi refleksi mendalam mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kepatuhan terhadap SOP di tengah situasi darurat.
Petugas lapangan diingatkan untuk tidak meremehkan risiko fisik, karena profesionalisme sejati bukan sekadar keberanian, melainkan juga ketepatan dalam prosedur keselamatan.
​Salah satu anggota Damkar Tala, Seman farizi, menyampaikan bahwa hari nahas tidak ada dalam kalender.
“Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, bahkan pada saat kita merasa situasi sudah terkendali. Tetap Semangat dan Tetap Waspada!” ujarnya. (Wartabanjar.com/Gazali)







