15 Tahun Menunggu, Pasangan Petani Asal HST Akhirnya Berangkat Haji
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Rawansyah Khudari Abdul Manap beberapa kali melambaikan tangan ke arah keluarganya di halaman Masjid Agung Riyadussalihin Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Senin (11/5/2026) sore.
Senyum tak lepas dari wajah pria 68 tahun asal Desa Tanah Habang, Kecamatan Batang Alai Selatan itu saat bus menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin mulai dipenuhi calon jemaah haji.
Di tubuhnya tergantung tas kecil berisi identitas dan perlengkapan perjalanan.
Baca Juga Seekor Buaya Diduga Muncul di Sungai Pangeran Banjarmasin
Kain sasirangan khas Hulu Sungai Tengah tampak menjuntai di bahunya, melengkapi pakaian marun yang dikenakan para jemaah haji Kloter 14 tahun ini.
Tak jauh dari dirinya, sang istri, Raudah Asra Matkhalid (58), ikut melambaikan tangan ke arah keluarga yang masih berdiri di tengah kerumunan pengantar.
Bagi Rawansyah dan istrinya, perjalanan menuju Tanah Suci bukan sesuatu yang datang dalam waktu singkat. Pasangan tersebut mengaku telah mendaftar haji sejak 2011 dan menabung sedikit demi sedikit dari hasil bertani di kampung mereka.
“Alhamdulillah bisa berangkat haji tahun ini. Mulai dari hasil bahuma kami tabung sedikit-sedikit, panjang perjuangannya,” kata Rawansyah.
Penantian selama 15 tahun itu akhirnya terbayar tahun ini. Meski usia tak lagi muda, ia bersyukur masih diberikan kesehatan untuk berangkat bersama sang istri.
“Obat-obatan lengkap aja, alhamdulillah sehat,” katanya.
Rawansyah dan sang istri menjadi bagian dari 330 calon jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin menggunakan 11 armada bus dan satu unit HiAce yang difasilitasi pemerintah daerah.
Para jemaah yang terdiri dari 139 laki-laki dan 191 perempuan tersebut tergabung dalam Kloter 14 bersama 21 jemaah asal Banjarmasin dan dijadwalkan bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu (13/5/2026) pukul 08.15 Wita.
Sore itu, suasana pelepasan jemaah di Masjid Agung Riyadussalihin dipenuhi pelukan, doa, dan isak haru keluarga.
Satu per satu calon jemaah berjalan menuju armada bus sambil membawa tas dan perlengkapan haji mereka menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.