Pemkab Banjar Tingkatkan Kapasitas Intelijen, Cegah Potensi Konflik Sosial
Sementara Kaban Kesbangpol Banjar Tofik Norman Hidayat mengatakan kegiatan ini menyasar organisasi kemasyarakatan yang memiliki basis massa cukup besar di wilayah Kabupaten Banjar.
Menurutnya, pelibatan ormas penting agar mereka turut berperan aktif dalam deteksi dini serta pencegahan potensi konflik di masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan ormas dapat membantu mengidentifikasi potensi gesekan sosial, sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.
Ia mengungkapkan sejumlah potensi kerawanan di Kabupaten Banjar, di antaranya penyebaran hoaks, paham radikalisme, konflik berbasis agama, serta peredaran narkoba.
“Pada tahun 2025, sempat terjadi gesekan terkait pendirian tempat ibadah. Selain itu, peredaran narkoba juga menjadi perhatian serius, dengan sejumlah kasus besar yang berhasil diungkap,” terangnya.
Tofik menambahkan, menjelang momentum politik seperti pemilihan kepala desa, potensi konflik sosial juga perlu diwaspadai.
Oleh karena itu, peran semua pihak dalam menjaga kondusifitas daerah menjadi sangat penting.
Melalui kegiatan ini, ia berharap terbangun komunikasi yang lebih solid dan sinergis antar pemangku kepentingan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, guna menciptakan stabilitas dan keamanan di Kabupaten Banjar. (wartabanjar.com/IKhsan/*)
Editor Restu