WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Ketidaktakutan bertanding di kandang PSS Sleman diperlihatkan pelatih Garudayaksa, Widodo Cahyono Putro.
Final Liga 2 Championship PSS Sleman vs Garudayaksa akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026) mendatang.
Stadion Maguwoharjo adalah kandang atau markas PSS Sleman yang berjuluk Super Elja (Elang Jawa).
Takutkah skuat Garudayaksa?
Sang pelatih, Widodo Cahyono Putro menegaskan timnya siap bertarung di kandang lawan.
Bahkan, mantan pemain Timnas Indonesia ini juga tidak gentar bertanding di bawah tekanan suporter PSS Sleman yang hadir di stadion.
“Tidak masalah. Justru bagus kalau banyak penonton. Itu bisa menambah semangat pemain,” ujar Widodo.
Dia menegaskan, skuatnya tidak ingin sekadar mendapat tiket promosi ke Liga ! Super League, tetapi juga ingin menjadi juara.
Garudayaksa dan PSS Sleman sama-sama sudah mengantongi tiket promosi ke Liga 1 Super League karena menjadi juara di grup barat dan grup timur Liga 2 Championship.
Untuk menentukan sang juara Liga 2 Championship, mereka akan bertanding menggunakan sistem single match atau sekali pertandingan di mana pemenang laga akan menjadi juara.
Adapun lokasi duel ditetapkan di Stadion Maguwoharjo karena poin yang diperoleh PSS Sleman di penyisihan grup lebih besar daripada poin Garudayaksa.
Super Elja mengoleksi 56 poin, sementara tim Spirit of Garuda memiliki 52 poin.
Bagaimana dengan persiapan tuan rumah PSS Sleman?
Sang pelatih, Ansyari Lubis yang juga mantan pemain Timnas Indonesia, menegaskan seluruh pemainnya siap bertanding.







