Saat ini, dia menegaskan sesi latihan lebih difokuskan pada pemulihan kondisi pemain.
Hal ini dilakukan mengingat padatnya jadwal serta kondisi fisik sejumlah pemain yang membutuhkan perhatian khusus.
Ansyari Lubis memastikan tidak ada pemainnya yang mengalami cedera serius.
“Insya Allah aman semua. Kita berharap semua siap untuk final. Apalagi kartu kuning sudah diputihkan, jadi tidak ada kendala dari akumulasi, kecuali kartu merah,” ucapnya.
Tentang kekuatan Garudayaksa, Ansyari Lubis menegaskan tidak ingin terlalu berpatokan pada hasil uji coba kedua tim.
Saat uji coba, PSS Sleman menang tipis 1-0 lewat penalti melawan Garudayaksa FC.
Ia menilai laga tersebut bukan gambaran sesungguhnya kekuatan kedua tim.
“Itu bukan barometer. Tapi yang pasti kita sudah saling mengetahui karakter masing-masing. Kita sudah analisa cara bermain mereka, dan saya harap pemain sudah paham apa yang harus dilakukan di final nanti,” ucapnya.
Ansyari juga menilai Garudayaksa FC sebagai lawan yang berkualitas.
Keberhasilan Andik Vermansyah cs menembus final menjadi bukti kekuatan tim tersebut, baik dari segi materi pemain maupun kualitas pelatih.
“Mereka tim yang bagus, punya kualitas dan pelatih yang baik. Jadi saya kira pertandingan nanti akan sangat menarik,” ujar Ansyari Lubis. (Wartabanjar.com/dwisud)
Editor: Yayu







