Stabilitas Ekonomi Tala: Integrasi Sensus 2026 dan Jaminan Halal

Meski angka ini dinilai masih dalam batas aman secara nasional, fluktuasi harga pada sektor pangan dan transportasi tetap menjadi ancaman nyata.

​Sektor makanan, minuman, dan tembakau tercatat sebagai motor utama inflasi.

Ironisnya, saat komoditas seperti cabai rawit dan daging ayam ras mengalami deflasi, sektor transportasi justru memanas akibat melambungnya harga avtur yang memicu kenaikan tarif angkutan udara.

Sejumlah bahan pokok penting seperti minyak goreng, gula pasir, dan beras pun terpantau masih merangkak naik di berbagai wilayah.

​Menghadapi tantangan cuaca, Kementerian Pertanian dalam kesempatan yang sama memaparkan strategi mitigasi musim kemarau 2026.

Langkah-langkah seperti optimalisasi irigasi dan percepatan masa tanam menjadi harga mati untuk menjaga ketahanan stok pangan daerah agar harga tetap terkendali.

​Melalui keikutsertaan ini, Pemkab Tanah Laut diharapkan mampu menterjemahkan instruksi pusat menjadi aksi nyata di lapangan.

Komitmen ini bukan sekadar pemenuhan data administratif, melainkan upaya konkret dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kesejahteraan warga di tengah dinamika ekonomi global.(Wartabanjar.com/Gazali/*)

Editor: Yayu