WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Sebuah langkah inovatif diambil jajaran Polsek Kintap untuk meredam tingginya risiko kecelakaan di jalur lintas kabupaten.

Aparat kepolisian memasang replika mobil patroli di titik-titik krusial, salah satunya di kawasan Desa Pasir Putih, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (29/4/2026).

Langkah preventif ini menyasar tikungan tajam di Jalan A. Yani, Desa Pasir Putih, yang selama ini menyandang predikat sebagai jalur tengkorak bagi para pengendara.

Kehadiran replika mobil patroli ini dirancang sebagai "shocker" visual untuk memicu kewaspadaan instan bagi siapa pun yang melintas.

Pemasangan unit tiruan ini bukan sekadar pajangan, melainkan strategi psikologis agar pengguna jalan secara refleks menurunkan kecepatan dan kembali disiplin.

Pola ini diharapkan mampu mengisi celah pengawasan fisik di lokasi yang rawan terjadi insiden fatal.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysory, S.E., M.M., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari misi menciptakan Kamseltibcarlantas yang lebih kondusif di wilayah hukum mereka.

Mengenai efektivitas langkah tersebut, AKP Ahmad Baysory menyatakan:

​“Dengan adanya replika mobil patroli ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur rawan seperti tikungan tajam di Desa Pasir Putih,” ujarnya.

Edukasi dan Harapan Masyarakat

​Di samping pemasangan replika, kepolisian juga terus menggencarkan imbauan agar pengendara tidak mengabaikan rambu-rambu dan menghindari aksi kebut-kebutan.

Fokus utama tetap pada keselamatan nyawa di atas segalanya.

​Upaya ini disambut baik oleh warga lokal.

Kehadiran replika tersebut dianggap sebagai solusi kreatif di tengah terbatasnya jumlah personel untuk berjaga selama 24 jam di jalur rawan.

Warga berharap keberadaan "mobil patroli" ini benar-benar mampu menyadarkan para sopir dan pengendara motor yang kerap lalai saat melintasi jalur antar-kota tersebut. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu