WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Anggota DPR RI Komisi VIII dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sudian Noor, menggelar kegiatan reses di Mapolresta Banjarmasin, Kamis (30/4) pagi.

Dalam kegiatan itu, H Sudian Noor bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan dihadiri oleh Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar, beserta jajaran.

Reses kali ini dirangkai dengan kegiatan Pelatihan Safety Riding dan Kepemimpinan bagi Guru Madrasah yang ada di Kota Banjarmasin.

Baca Juga Shafeea Menangis di Siraman El Rumi, Ahmad Dhani Kisahkan Maia yang Selingkuh

H Sudian Noor mengatakan, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin yang dinilai sangat penting dan bermanfaat bagi para guru Madrasah, dalam meningkan kemampuan diri.

Menurutnya, para guru Madrasah ini juga harus memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang safety riding dan kepemimpinan, serta juga kelengkapan berkendara.

"Saya ingin seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, termasuk guru Madrasah, sudah mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM)," ujar H Sudian Noor.

"Maka dari itu pemerintah mau hadir bersama pihak kepolisian, Baznas, BPKH dan BKPRMI untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan," lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap, para guru yang mengikuti pelatihan ini bisa mendapat ilmu, dan dapat menjadi contoh bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kombes Pol Siregar mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya serta berterima kasih karena telah mempercayakan Polresta Banjarmasin sebagai tempat reses dan juga penyelegaraan kegiatan tersebut.

"Karena melalui kehiatan ini, kesadaran berlalu lintas pada masyarakat akan lebih kokoh, kuat, serta lebih membudaya," ucap Siregar."

Besar harapan kami agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan ini dengan penuh kesungguhan. Sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai secara optimal," sambungnya.

Pasalnya, tutur Siregar, kegiatan pelatihan ini memiliki nilai yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para guru madrasah.