Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda HST, M. Pajaruddin, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam reformasi birokrasi.
“Ini bukan sekadar perubahan metode kerja, tetapi bagian dari upaya menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan. Dukungan semua pihak sangat diperlukan agar implementasinya berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui bimtek ini, seluruh aparatur diharapkan mampu mengoperasikan aplikasi E-Nota secara maksimal.
Pemkab HST optimistis, penerapan sistem digital tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, sekaligus mendorong kinerja pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan profesional. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







