Optimalkan Tata Kelola Keuangan dan Aset, Pemkab Tanah Laut Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Upaya memperkuat fondasi pemerintahan di tingkat akar rumput terus digalakkan.
Melalui agenda peningkatan mutu sumber daya manusia, jajaran otoritas daerah fokus membenahi manajemen internal desa guna meminimalisir celah penyimpangan.
Menyikapi urgensi profesionalisme birokrasi tingkat desa, Wakil Bupati Tanah Laut secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kabupaten Tanah Laut di Hotel Grand Maya, Banjarbaru, Sabtu (25/04/2026).
Agenda bertajuk "Penguatan Peran Kepala Desa, BPD, dan Perangkat Desa dalam Tata Kelola Keuangan dan Aset Desa yang Transparan" ini dirancang sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi kompleksitas regulasi anggaran desa yang kian dinamis.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyoroti bahwa posisi desa bukan sekadar administratif, melainkan garda terdepan pengabdian publik.
Di kesempatan ini, beliau menyampaikan:
"Kapasitas aparatur desa menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif."
Lebih lanjut, pemimpin daerah tersebut mewanti-wanti agar aset dan dana desa tidak dikelola secara sembrono.
Ia menegaskan perlunya kepatuhan mutlak terhadap aturan main yang berlaku agar tidak terjerat persoalan hukum di kemudian hari.
Ia menambahkan, pengelolaan harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keterbukaan.
Inisiatif ini menargetkan perubahan nyata di lapangan, di mana para peserta dituntut untuk tidak hanya menyerap teori, tetapi juga mampu membangun sinergi yang solid antar-elemen perangkat desa demi kemajuan wilayah masing-masing.
Berdasarkan laporan dari Ketua DPC APDESI Kabupaten Tanah Laut, Samsiar, kegiatan ini diikuti oleh 166 partisipan yang merepresentasikan Kepala Desa, anggota BPD, dan perangkat desa dari berbagai kecamatan di wilayah Tanah Laut.
Turut memantau jalannya kegiatan, hadir juga Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Syahid beserta jajaran Camat se Tala.
Rangkaian edukasi birokrasi ini dijadwalkan berlangsung intensif selama empat hari, terhitung sejak 24 hingga 27 April 2026. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu