Kegiatan latihan sendiri kini bersifat fleksibel, menyesuaikan kesepakatan anggota, meski pada awal terbentuknya komunitas, latihan rutin digelar setiap akhir pekan.
Selain menjaga kebugaran, kehadiran komunitas ini juga memberikan manfaat lain, yakni menjadi sarana menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
“Selain berolahraga, anggota juga bisa menikmati keindahan alam,” tambahnya.
Tak hanya berfokus pada olahraga, TRM juga turut berperan dalam mempromosikan potensi wisata daerah.
Hal ini dilakukan melalui dokumentasi kegiatan berupa foto dan video yang dibagikan di media sosial.
Di sisi lain, komunitas ini juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti penanaman pohon, membantu masyarakat saat pascabencana banjir HST 2021, hingga terlibat dalam evakuasi pendaki di kawasan Gunung Halau-Halau.
Ke depan, komunitas ini diharapkan terus berkembang dan semakin banyak diminati masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Harapannya makin banyak peminat dan kita bisa terus menjaga kelestarian alam,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







