Tak hanya soal kemampuan fisik, pengecekan sarana prasarana juga menjadi fokus utama. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap senjata api serta ketersediaan amunisi.
Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh perlengkapan dinas dalam kondisi layak pakai dan siap digunakan dalam situasi darurat.
Melalui pelatihan intensif ini, diharapkan kompetensi petugas rutan dalam mendeteksi dan menangani potensi konflik semakin tajam, sekaligus mempererat koordinasi lintas sektoral antara Polres Tanah Laut dan pihak rutan.
Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono menyatakan bahwa melalui kegiatan Binkamsa ini, Sat Binmas Polres Tanah Laut berupaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menjaga keamanan lingkungan kerja.
Materi yang kami berikan meliputi teknik pengamanan, penggunaan borgol, serta pengecekan senjata api dan amunisi agar seluruh personel selalu siap menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Kami berharap sinergitas antara Polri dan pihak Rutan terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.” ujar Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







