Kapolres Ajak Warga Tegas Tolak dan Laporkan Premanisme Demi Kondusifitas Iklim Investasi Tanah Bumbu

WARTABANJAR.COM, BATULICIN- Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom. mengajak masyarakat menolak dan melaporkan aksi premanisme di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kapolres mengatakan ini adalah demi mencegah kriminalitas menghambat iklim investasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam keterangannya, dikutip Sabtu (18/4/2026) dari Instagram Polres Tanah Bumbu, Kapolres menegaskan bahwa premanisme tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban, yang berujung pada menurunnya minat investor untuk berinvestasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dengan tidak memberi ruang bagi tindakan premanisme. Jika menemukan aksi tersebut, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Polres Tanah Bumbu terus berkomitmen memberantas premanisme dengan melakukan patroli rutin, razia preman, dan memperkuat kehadiran polisi di titik-titik rawan.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan KOPI MANIS (Kantor Polisi Keliling Humanis) yang digagas Polres Tanah Bumbu untuk melaporkan gangguan kamtibmas dengan lebih mudah.

Kapolres juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan suasana yang nyaman bagi para pelaku usaha.

“Investasi yang baik akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga keamanan di Tanah Bumbu,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan dari masyarakat, diharapkan premanisme dapat diberantas hingga ke akar-akarnya, sehingga Tanah Bumbu menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi investasi serta pembangunan ekonomi.