Pemkab HST Gelar Sosialisasi EHRA 2026, Perkuat Data Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai mempersiapkan pelaksanaan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Tahun 2026 melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Lantai 2 Kantor Bapperida HST, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi risiko kesehatan lingkungan sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data, khususnya di sektor sanitasi.
Sekretaris Bapperida HST, Arief Rahman Hakim, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait pelaksanaan studi EHRA.
Baca Juga BREAKING NEWS Penemuan Diduga Mortir di Kampung Arab Banjarmasin
“Kegiatan ini penting agar seluruh pihak memahami tujuan dan mekanisme pelaksanaan EHRA, sehingga hasilnya nanti benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari instansi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pihak kecamatan dan puskesmas se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Sejumlah instansi yang terlibat di antaranya Dinas Kesehatan, Bapperida, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu, turut hadir para camat, kepala puskesmas dari 19 unit, serta tenaga sanitarian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antarinstansi dalam proses pengumpulan dan pengolahan data EHRA, sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kabupaten HST menilai, hasil Studi EHRA nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.
Dengan demikian, program yang dijalankan ke depan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (wartabanjar.com/Adew/*)
Editor Restu