Kabupaten Bandung memamerkan keunggulan dashboard informasi harga yang diperbarui harian oleh petugas lapangan, yang juga terkoneksi dengan satgas pangan dan pemerintah pusat.
Hal ini menjadi target utama inovasi yang ingin diadaptasi oleh TPID Tanah Laut.
Wakil Bupati H.M. Zazuli menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menjemput ilmu untuk diterapkan demi kepentingan masyarakat Tanah Laut.
“Kedatangan kami ke sini adalah untuk belajar dan bertukar informasi, sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang berkelanjutan. Kami melihat Kabupaten Bandung memiliki praktik terbaik dalam pengelolaan sistem informasi harga bahan pokok yang real time,” ujar Zazuli.
Ia berharap sekembalinya aparatur dari kegiatan capacity building ini, akan lahir terobosan sistem berbasis website yang lebih mumpuni.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, aparatur kami memperoleh wawasan dan keterampilan teknis yang lebih baik, sehingga mampu menghadirkan inovasi yang mendukung percepatan informasi harga dan pengambilan kebijakan yang tepat,” lanjutnya.
Zazuli juga optimistis sinergi ini akan terus berlanjut.
“Kami yakin ilmu dan pengalaman yang diperoleh di sini akan menjadi bekal berharga bagi kami untuk diterapkan di Tanah Laut,” tutupnya.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan High Level Meeting internal TPID Tanah Laut untuk merumuskan formulasi kebijakan terbaru dalam menekan laju inflasi daerah berdasarkan hasil studi lapangan tersebut.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu













