Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, seperti perbedaan pemahaman antar perangkat daerah, kualitas dokumen yang belum maksimal, hingga keterbatasan kompetensi evaluator.
Melalui kegiatan ini, Bupati Samsul Rizal berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas, khususnya dalam memahami metodologi evaluasi, menyusun dokumen sesuai standar, serta menghasilkan laporan yang berkualitas.
Selain itu, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) turut ditekankan sebagai mitra strategis dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan.
Bupati pun mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius, aktif dalam diskusi, serta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas.
Melalui bimtek ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dalam pelaksanaan evaluasi, meningkatnya kualitas hasil evaluasi, serta lahirnya rekomendasi perbaikan yang berkelanjutan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab HST dalam meningkatkan maturitas SPIP sekaligus mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







