WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan implementasi manajemen risiko di lingkungan perangkat daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Evaluasi Implementasi Manajemen Risiko bagi evaluator Inspektorat yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Roditha ini dibuka langsung oleh Bupati HST, Samsul Rizal, dan diikuti jajaran Inspektorat dengan menghadirkan narasumber dari BPKP Perwakilan Kalimantan Selatan.

Dalam arahannya, Bupati Samsul Rizal menegaskan bahwa bimtek ini merupakan langkah strategis untuk menindaklanjuti hasil evaluasi penilaian mandiri maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi tahun 2025.

Menurutnya, hasil evaluasi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pemahaman serta pendalaman implementasi manajemen risiko di seluruh perangkat daerah.

“Manajemen risiko memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Dengan penerapan yang optimal, potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini sehingga pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, seperti perbedaan pemahaman antar perangkat daerah, kualitas dokumen yang belum maksimal, hingga keterbatasan kompetensi evaluator.

Melalui kegiatan ini, Bupati Samsul Rizal berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas, khususnya dalam memahami metodologi evaluasi, menyusun dokumen sesuai standar, serta menghasilkan laporan yang berkualitas.

Selain itu, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) turut ditekankan sebagai mitra strategis dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan.

Bupati pun mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius, aktif dalam diskusi, serta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas.

Melalui bimtek ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dalam pelaksanaan evaluasi, meningkatnya kualitas hasil evaluasi, serta lahirnya rekomendasi perbaikan yang berkelanjutan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab HST dalam meningkatkan maturitas SPIP sekaligus mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu