WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jelang laga krusial PS Barito Putera vs PSS Sleman di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (11/4) malam ini, teror ancaman dilakukan oknum suporter.

Dikutip akun instagram fanaticfootball_ oknum memasang spanduk provokatif atau dikenal psywar yang ditujukan untuk PSS Sleman.

Terlihat tiga spanduk diduga dipasang di Jembatan Flyover Jalan A Yani km 4 Banjarmasin.

Baca Juga Ratusan Personel Gabungan Amankan Laga Barito Putra vs PSS Sleman di Stadion 17 Mei Banjarmasin

Kemudian kertas selebaran dengan tulisan provokatif untuk PSS Sleman juga terlihat diduga disebar di sudut Kota Banjarmasin.

Padahal, Barito Putera baru saja mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI awal April lalu.

Komdis PSSI resmi menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 40 juta kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Barito Putera.

Sanksi ini akibat rentetan insiden intimidasi terhadap tim tamu, Persiku Kudus, dalam laga Liga 2 Championship di Stadion 17 Mei Banjarmasin, 29 Maret 2026 lalu.

Berdasarkan surat keputusan PSSI, Panpel Barito Putera dinilai gagal memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi tim tamu.

Sejumlah aksi provokatif terjadi bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan. Kabar ini terlihat dari ungkaan a
BERFIKIR SEBELUM BERTINDAK, STOP MERUGIKAN

Manajemen PS Barito Putera mendapat surat cinta dari PSSI.

Pada pertandingan Barito Putera vs Persiku Kudus (29/03/2026), terjadi aksi yang tidak seharusnya: pelemparan telur ke arah bus tim tamu, penyalaan petasan di area hotel tim, hingga munculnya spanduk provokatif.

Akibatnya Klub kebanggaan kita harus menerima sanksi denda sebesar Rp40.000.000.

Jangan sampai terulang.

Dukung dengan cara yang positif, tunjukkan bahwa kita suporter yang dewasa dan berkelas 
demi harga diri dan nama baik tim kebanggaan kita."  (Wartabanjar.com/atoe)

Editor Restu