Pasangan Suami Istri asal Banjarbaru Berangkat Kerja ke Jepang, Ini Motivasi dan Perjuangannya
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Keinginan untuk bekerja di Jepang tidak hanya datang dari dorongan ekonomi, tetapi juga mimpi dan nilai hidup yang ingin diraih.
Hal itu dirasakan Hendra, salah satu calon pekerja migran asal Banjarbaru yang akan berangkat dalam waktu dekat.
Bagi Hendra, Jepang memiliki daya tarik tersendiri, terutama dalam hal kedisiplinan. “Karena di sana sangat disiplin dan saya suka disiplin, jadi pengen ke sana dan ingin meniru kedisiplinan itu,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Keputusan tersebut bukan tanpa proses panjang. Ia mengaku telah menjalani pelatihan selama enam bulan, bahkan harus menunggu hingga lebih dari satu tahun sebelum akhirnya bisa berangkat.
“Kalau pelatihannya enam bulan, tapi kalau dari sekarang sudah setahun lebih, sama nunggunya baru kemudian berangkat,” ungkapnya.
Selama masa pelatihan, ia juga dibekali kemampuan bahasa Jepang sebagai salah satu syarat utama untuk bekerja di negara tersebut.
“Iya, pelatihannya itu pelatihan bahasa Jepang,” tambahnya.
Hendra dijadwalkan berangkat pada 8 April mendatang dan akan bekerja di dua sektor, yakni pertanian dan restoran.
Untuk masa kerja, ia menyebut kontrak awal berlangsung selama satu tahun dengan kemungkinan perpanjangan setiap tahunnya.
“Kontraknya satu tahun, nanti biasanya diperpanjang satu tahun sekali,” jelasnya.
Menariknya, perjalanan Hendra ke Jepang tidak dilakukan sendiri. Ia akan berangkat bersama sang istri, Putri Diana, yang sebelumnya juga telah memiliki pengalaman bekerja di Jepang.
Putri mengaku keputusannya kembali bekerja ke Jepang didasari keinginan yang sama dengan sang suami.
“Karena saya sudah pernah bekerja di Jepang, lalu balik menikah, dan sekarang berangkat lagi karena punya visi yang sama,” ucapnya.
Ia juga menyebut, pengalaman sebelumnya menjadi bekal untuk membantu suaminya beradaptasi, terutama dalam hal komunikasi dan lingkungan kerja.
“Kemungkinan besar membantu, karena kami sama-sama suka Jepang,” katanya.
Ketertarikan Putri terhadap Jepang sendiri sudah tumbuh sejak lama, bahkan sejak masih duduk di bangku sekolah.
“Kalau saya suka Jepang dari SMP, sering nonton video anime,” ujarnya.