Jenis sapi yang ditawarkan terdiri dari sapi Bali dan sapi Brangus, yang dikenal memiliki kualitas daging cukup baik. Kondisi fisik yang prima menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli yang mulai berburu hewan kurban lebih awal.
Kenaikan harga ternak menjelang Idul Adha sendiri merupakan fenomena yang terjadi hampir setiap tahun. Selain faktor permintaan, biaya pakan dan perawatan juga turut memengaruhi harga jual di tingkat peternak.
Bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban, penting untuk tidak hanya tergiur harga, tetapi juga memperhatikan kelayakan hewan tersebut. Salah satu indikator utama adalah usia sapi.
Secara umum, sapi yang telah berusia minimal dua tahun dapat dikenali dari kondisi giginya. Biasanya, sapi pada usia tersebut ditandai dengan sepasang gigi susu yang telah tanggal atau dikenal dengan istilah “poel”.
Selain itu, calon pembeli juga disarankan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan. Sapi yang layak kurban harus dalam keadaan sehat, tidak cacat seperti pincang atau buta, serta tidak terlalu kurus.
Dengan meningkatnya permintaan yang mulai terasa sejak jauh hari, peternak seperti Lasmi berharap momentum Idul Adha tahun ini dapat memberikan keuntungan yang lebih baik, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih hewan kurban. (wartabanjar.com/Suhardi).
Editor Restu







