WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Isu dugaan pelemparan telur serta aksi teror terhadap tim Persiku Kudus saat bertandang ke markas Barito Putera pada laga akhir pekan lalu memicu respons dari kalangan suporter tuan rumah.
Merasa turut tersudut oleh tudingan yang berkembang, suporter Barito Putera akhirnya memberikan klarifikasi.
Sebelumnya, bus yang ditumpangi tim tamu dilaporkan terkena lemparan telur oleh pihak tak dikenal.
Kejadian itu pun dengan cepat menyebar di media sosial dan memancing beragam reaksi publik.
Menanggapi situasi tersebut, suporter Barito langsung melakukan koordinasi internal.
Mereka menelusuri informasi dengan menghubungi anggota di berbagai daerah, namun tidak menemukan adanya keterlibatan dari kelompok suporter resmi.
Mantan Ketua Bartman, Norman, menegaskan bahwa pihaknya segera bergerak begitu kabar itu muncul ke publik, pihaknya telah mengonfirmasi kepada anggota yang berada di bawah naungan yayasan Barito Putera Bersatu Berani Bertanggung Jawab
“Hasilnya tidak ada yang terlibat (anggota suporter Barito Putra) dalam insiden tersebut,” tegasnya.
Ia pun meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyalahkan suporter Barito Putera.
Menurutnya, kejadian tersebut diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak berkaitan dengan komunitas suporter resmi.
Norman juga menilai, opini yang berkembang saat ini justru merugikan banyak pihak, khususnya para suporter.







