WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Tingkat kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Empat Banjarbaru menunjukkan perbedaan antara hari kerja, akhir pekan, hingga periode arus balik Lebaran.

Perbedaan tersebut terlihat dari perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan atau yang dikenal dengan istilah VC ratio.

Kasi Moda Pemaduan dan Transportasi Dishub Banjarbaru, Zikru Rahman, menjelaskan pada hari kerja, tingkat kepadatan berada pada kisaran 0,6 hingga 0,75.

“Pada hari kerja arus lalu lintas sudah padat, namun masih relatif terkendali karena pergerakan kendaraan lebih teratur,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, kepadatan pada hari kerja umumnya dipengaruhi aktivitas rutin masyarakat seperti berangkat kerja dan sekolah, sehingga arah pergerakan kendaraan cenderung dapat diprediksi.

”Peningkatan volume kendaraan biasanya terjadi pada sore hingga malam hari,” tambahnya.

Sementara itu, pada akhir pekan (weekend), tingkat kepadatan justru mengalami peningkatan dengan nilai VC ratio mencapai 0,75 hingga 0,83.

“Peningkatan ini dipicu aktivitas masyarakat seperti rekreasi, kuliner, dan berbelanja yang berlangsung dalam waktu bersamaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, arus kendaraan pada akhir pekan juga datang dari berbagai arah, sehingga pergerakannya lebih acak dan berpotensi menimbulkan konflik di dalam bundaran.

Kondisi paling padat, lanjut Zikru, terjadi saat periode arus balik mudik Lebaran.

Pada momen tersebut, kendaraan dari luar kota masuk secara bersamaan dan bertemu di satu titik.

BACA JUGA: BMKG Sebut Kalsel Masuki Musim Pancaroba, April-Mei 2026 Waspada Cuaca Ekstrem

“Arus dari Martapura, Banjarbaru, Jalan Mistar Cokrokusumo, dan Jalan PM Noor saling berpotongan sehingga meningkatkan kepadatan secara signifikan,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, bundaran Simpang Empat Banjarbaru menjadi salah satu titik rawan kepadatan karena berfungsi sebagai simpul pertemuan berbagai arus kendaraan dari dalam maupun luar kota.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar, terutama pada waktu-waktu tertentu yang berpotensi padat,” tutup Zikru. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu