Musorkot KONI Banjarbaru Diwarnai Walk Out, Cabor Pertanyakan Proses

Nurkhalis bersama cabor lainnya berharap pelaksanaan Musorkot dapat ditunda agar prosesnya lebih matang dan terbuka.

Ia bahkan menilai proses penjaringan kali ini terkesan telah dikondisikan untuk melahirkan calon tunggal.

“Sementara di Banjarbaru hanya tiga hari, sehingga peluang calon lain hampir pasti tertutup,” tegasnya.

Para cabor yang menyampaikan keberatan juga meminta agar keikutsertaan mereka tidak dihitung dalam forum kehadiran.

BACA JUGA: Barito Putera Tak Pernah Kebobolan dari Persiku, Rekor Dua Laga Jadi Modal Kuat

“Kami memutuskan tidak bertanggung jawab terhadap hasil yang nantinya disepakati dalam Musorkot tahun ini,” ungkapnya.

Selain itu, persoalan administrasi turut menjadi sorotan, termasuk masa berlaku SK kepengurusan KONI Banjarbaru yang disebut telah berakhir pada 19 Maret 2026.

“Undangan Musorkot yang terbit 20 Maret masih ditandatangani oleh ketua lama. Ini menjadi celah yang harus dibenahi,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu