Mendatangkan Pahala Berlimpah, ini Amalan-amalan Sunah yang Bisa Dikerjakan Selama Bulan Syawal

Kita bisa mengisi iktikaf itu dengan zikir, membaca Al-Qur’an, dan sebagainya.

Tidak hanya iktikaf saja yang bisa diganti di bulan Syawal. Ibadah sunnah lain pun boleh diganti di bulan ini.

Dalam sebuah riwayat dalam Sunan an-Nasa’i misalnya, disebutkan pula ada seorang sahabat yang biasa puasa pada pertengahan atau awal bulan Sya’ban, tetapi kebetulan ia lewatkan, Nabi pun memperkenankan untuk menggantinya di bulan Syawal.

2. Menikah di bulan Syawal. Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa istri Nabi, Aisyah RA. menyatakan bahwa ia dinikahi Rasulullah pada bulan Syawal.

BACA JUGA: Peringatan Dini Banjir Rob di Muara Sungai Barito Sampai 31 Maret

3. Puasa Ayyamul Bidh (pertengahan bulan) Nabi membiasakan berpuasa di pertengahan bulan, tepatnya tanggal 13, 14 dan 15 tiap-tiap bulan Hijriyah.

Amalan puasa ini oleh para ulama dinamakan puasa Ayyamul bidh, karena pada tiga hari itu, rembulan sedang purnama dan tampak cemerlang.

Di setiap bulan, kita dianjurkan berpuasa dalam tiga hari tengah bulan tersebut, tak terkecuali di bulan Syawal. Kalau terasa berat bisa dengan alternatif lain yaitu berpuasa Senin-Kamis. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu