WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 1447 H, berdampak langsung pada operasional Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengungkapkan pihaknya telah menambah penerbangan ekstra untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.

“Rata-rata ada sekitar delapan penerbangan tambahan setiap hari, mayoritas tujuan ke Cengkareng dan Surabaya,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Secara total, hingga saat ini tercatat sekitar 39 penerbangan tambahan telah dioperasikan selama periode mudik.

Selain itu, kepadatan penumpang juga terlihat pada jam-jam tertentu, terutama pada pagi hari.

Dalam rentang waktu pukul 06.00 hingga 08.00 WITA, bandara dapat melayani hingga 1.500 penumpang dalam waktu singkat.

“Di jam tersebut ada enam sampai tujuh penerbangan yang berdekatan, sehingga menjadi jam puncak,” jelasnya.

Tak hanya penerbangan domestik, rute internasional juga mengalami lonjakan signifikan.

Millyas menyampaikan, penerbangan tujuan Malaysia bahkan terisi penuh, seiring meningkatnya permintaan selama libur panjang.

“Untuk hari ini penerbangan ke Malaysia penuh, bahkan untuk beberapa hari ke depan juga sudah penuh,” ungkapnya.

Dari sisi fasilitas, peningkatan aktivitas juga berdampak pada tingginya okupansi parkir inap di area bandara.

BACA JUGA: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Keluarga, Anak Perempuan, Anak Laki-laki Hingga Orang yang Diwakilkan

”Banyak pemudik memilih meninggalkan kendaraan pribadi sebelum melanjutkan perjalanan udara,” tambahnya.

Meski demikian, kapasitas parkir secara umum masih dinilai mencukupi, termasuk dukungan layanan parkir di sekitar kawasan bandara.

“Okupansi parkir inap cukup penuh, karena banyak penumpang yang menitipkan kendaraan sebelum mudik,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu