Warga Serbu GPM dan Bazaar Murah Pemprov Kalsel Jelang Idul Fitri

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar berbelanja secara bijaksana dan sesuai kebutuhan, agar tidak memicu lonjakan harga,” pesan Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam melaksanakan kegiatan ini, baik dari sektor pemerintahan, mitra usaha, maupun masyarakat yang turut berpartisipasi. semoga kegiatan gerakan pangan murah memberikan manfaat bagi masyarakat kalimantan selatan dan semakin mempererat rasa kebersamaan.

Sementara itu, Wati (35) salah seorang warga kota Banjarbaru mengaku senang bisa mendapatkan ayam satu ekor dengan harga murah.

“Saya tadi beli harga 50.000 rupiah seekor. Sayur juga ada, banyak di sini murah-murah. Alhamdulillah,” ujar Wati dengan wajah senyum sambil membawa tentengan belanja beberapa kantung.

Bukan hanya Wati, Mistar (41) warga Sungai Ulin juga merasakan hal yang sama, ia berkesempatan mendapatkan sembako gratis dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin.

“Alhamdulillah himung banar ulun (senang sekali saya; red), dikira di sini hanya pasar murah saja, ternyata ada pembagian sembako gratis juga,” ucap Mistar.

Gerak Pangan Murah (GPM) terlaksana atas kerjasama oleh sejumlah pihak di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, bersama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog, Bank Indonesia, Bank Kalsel, PT Bangun Banua serta PKK Provinsi Kalsel ini.

“Ini sesuai arahan pak Gubernur H. Muhidin untuk membantu masyarakat kita, agar mereka dapat bergembira menyambut hari raya Idul Fitri. Harganya diskon sampai 50 persen. Bahkan nanti ada yang kita gratiskan. Ada juga sembako gratis dari ibu gubernur untuk warga kita. Penukaran uang dari perbankan juga ada di sini. Pokoknya lengkap,” sampai Syamsir.

Kegiatan ini dilaksanakan Pemprov Kalsel, sekaligus untuk mendukung upaya pengendalian inflasi daerah menjelang momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H yang pembukaannya ditandai dengan pelepasan balon ke udara, serta dirangkai dengan penyerahan secara simbolis paket lebaran kepada perwakilan Pasukan Kuning, Pasukan Hijau, Anak Yatim serta perwakilan Difabel/tunanetra dari Pemerintah Provinsi Kalsel. (Wartabanjar.com/Adpim)

Editor Restu