TERUNGKAP! Jejak 4 Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Terekam 2.610 CCTV, Berpencar dari Gambir hingga Bogor
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Pergerakan empat pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman terhadap aktivis Andrie Yunus mulai terkuak. Polisi mengungkap, jejak para pelaku terekam dalam ribuan rekaman CCTV yang tersebar di berbagai titik di Jakarta hingga luar kota.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanudin, menyebutkan total ada 86 kamera CCTV yang merekam pergerakan para terduga pelaku, menghasilkan 2.610 video dengan durasi mencapai 10.320 menit.
Kumpul di Gambir, Intai Korban Sejak Awal
Berdasarkan analisis sementara, para pelaku pertama kali terpantau berkumpul di kawasan Stasiun Gambir pada Kamis (12/3/2026) sore, setelah datang dari arah Jakarta Selatan.
Menggunakan dua sepeda motor, mereka kemudian bergerak menuju kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di kawasan Menteng.
Sebelum tiba, para pelaku sempat berputar di sekitar Monumen Nasional (Monas), diduga untuk memastikan situasi aman sebelum melakukan pengintaian.
Polisi menyebut, sejak saat itu para pelaku sudah mengikuti pergerakan korban hingga malam hari.
Tunggu di Cikini, Serang di Jembatan Talang
Saat korban mengisi bahan bakar di SPBU Cikini, para pelaku diketahui menunggu di sekitar restoran cepat saji KFC Cikini.
Setelah korban melanjutkan perjalanan, pelaku kembali membuntuti hingga ke kawasan Salemba. Aksi penyiraman terjadi di sekitar Jembatan Talang, Jalan Salemba I, Senen.
Salah satu pelaku menyiramkan cairan berbahaya ke arah korban, lalu langsung melarikan diri. Polisi menemukan barang bukti berupa wadah cairan dan helm yang diduga milik pelaku tidak jauh dari lokasi kejadian.
Pelaku Berpencar, Ada yang Kabur hingga Bogor
Usai beraksi, dua sepeda motor pelaku langsung berpencar. Satu menuju kawasan Senen melalui Jalan Kramat Raya, sementara lainnya bergerak ke arah Jakarta Timur.
Pelacakan lebih lanjut menunjukkan para pelaku menyebar ke sejumlah wilayah seperti Kalibata, Pancoran, Ragunan, Pasar Minggu, hingga keluar Jakarta menuju Bogor.
Polisi juga menemukan indikasi salah satu pelaku sempat berganti pakaian untuk menghilangkan jejak.
Polisi Kantongi Wajah Pelaku