WARTABANJAR.COM, BARITO KUALA – Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar HMI & KAHMI se-Batola digelar Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) di Aula Selidah, Senin (16/03).

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Batola, H Bahrul Ilmi, beserta istri, Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, yang juga didampingi istri.

Turut hadir Sekretaris Daerah Batola beserta istri, jajaran Forkopimda, pimpinan SKPD, mitra kerja Komisi II DPR RI, Ketua Bawaslu Kalsel dan Batola, perwakilan ATR/BPN, Bank Kalsel, serta Guru Besar UIN Antasari, Prof. Dr. Ani Cahyadi.

Dalam sambutannya, Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran M. Rifqinizamy Karsayuda yang selama ini dinilai vokal dalam memperjuangkan aspirasi Kalimantan Selatan di tingkat nasional.

"Kehadiran beliau merupakan kehormatan luar biasa bagi kami. Beliau adalah sosok di DPR RI yang selalu memberikan dukungan nyata bagi pembangunan di Batola," ujar Bahrul.

Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan agar di penghujung Ramadhan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah ini, seluruh masyarakat Batola senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.

Di momen safari Ramadhan M. Rifqinizamy Karsayuda memaparkan komitmennya untuk mengawal sejumlah program strategis nasional yang akan difokuskan di Barito Kuala dalam beberapa tahun ke depan. Diantaranya, Pengelolaan Sampah Terpadu (LSDP): Pada tahun 2027, Batola direncanakan menerima program Local Sustainability Development Project senilai Rp150 miliar untuk pembangunan TPS terpadu dan industri pengolahan sampah menjadi pupuk.

Negosiasi stimulant anggaran pada dukungan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan agar pasokan telur, ayam, dan sayur bersumber langsung dari petani dan peternak lokal Batola.

Akselerasi Sertifikat Tanah (PTSL): Rifqinizamy menjanjikan tambahan kuota sertifikat tanah gratis pada bulan Juli mendatang, dengan prioritas bagi warga yang ingin membuka usaha mandiri.

Ia juga menyampaikan rencana usulan revitalisasi Infrastruktur untuk pembangunan bundaran besar di kawasan Handil Bakti agar mempercantik "etalase" Kalimantan Selatan bagi pendatang dari arah Kalimantan Tengah.